Antara Corona, Penghapusan UN dan Skripsi

Share

Dear pembaca budiman, Anda pernah bikin skripsi? atau deg-degan mau bikin skripsi? atau bahkan lagi bikin skripsi? skripsi gak selesai-selesai? materi skripsi susah hingga cari bantuan tukang olahdata skripsi? dosbing skripsi rewel pelit bin kucrit? hehehe… ah itu beberapa problem umum dalam membuat skripsi. Tapi bukan problema skripsi itu yang akan kami bahas di sini… yuk pantengin…

Sebelumnya kami turut berbela sungkawa atas tragedi virus corona yang menimpa negara tercinta. Sudah banyak yang jadi korban jiwa, wabah pun sudah mulai melebar kemana-mana. Pemerintah walaupun banyak yang kecewa, namun sudah melakukan berbagai upaya diantaranya social distancing, sekarang berganti nama dengan physical distancing, kemudian mendatangkan alat perlindungan diri (APD) langsung dari negeri seberang. Namun wabah ini belum jelas kapan berakhir.

Selain efek negatif dari wabah corona yang menyerang negara kita, di sisi lain ada efek positifnya. Diantaranya adalah beberapa waktu lalu presiden mengumumkan penundaan pembayaran hutang bagi sebagian warga yang terdampak corona. Yang paling ‘heboh’ adalah pengumuman oleh Menteri Nadiem Makarim bahwa ujian nasional (UN) ‘dihapuskan’.

Dalam pemberitaan Kompas (12/12/2019), Ia menegaskan, kata yang lebih tepat bukanlah menghapus UN, melainkan mengganti UN dengan sistem penilaian baru. “Beberapa hal agar tidak ada mispersepsi, UN itu tidak dihapuskan. Mohon maaf, kata dihapus itu hanya headline di media agar diklik, karena itu yang paling laku. Jadinya, UN itu diganti jadi asesmen kompetensi,” kata Nadiem dalam rapat bersama Komisi X DPR di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Namun kini, UN 2020 dihapuskan akibat wabah corona. Seperti pernyataan presiden Jokowi dalam Detik (Selasa, 24/03/2020), “Presiden Joko Widodo memutuskan meniadakan ujian nasional (UN) untuk tahun 2020 yang sebelumnya sudah ada kesepakatan UN dihapus mulai tahun 2021,” kata Jubir Presiden Fadjroel Rachman dalam keterangan tertulis.

Nah, dua pengumuman akibat efek corona, yaitu penundaan pembayaran hutang dan penghapusan UN banyak ditanggapi oleh warga netizen +62. Ada yg pingin skripsi dihapus, ada yg sedih akibat skripsi berlarut-larut, atau ekspresi lain akibat skripsi. Berikut di antaranya.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *